PEDULI LINGKUNGAN, SMP
NEGERI 1 DUNGKEK OLAH SAMPAH
PLASTIK
DALAM KEGIATAN KOKULIKULER SEMESTER GANJIL 2026/2027
Jurnal Pelita_id. Sumenep, 12
September 2026. Sebagai wujud nyata
komitmennya sebagai sekolah berpredikat Adiwiyata Jawa Timur, SMP Negeri 1
Dungkek menggelar kegiatan kokulikuler bertajuk "Pengolahan Sampah Plastik
dan Botol Minum Menjadi Nama Sekolah". Kegiatan ini melibatkan seluruh
Murid dalam upaya mengolah limbah plastik menjadi karya kreatif sekaligus
menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
Kegiatan dibuka dengan doa
bersama, dilanjutkan sambutan Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Dungkek. Bapak Hosen,
S.Pd menegaskan pentingnya menjaga Lingkungan Sekolah dan Lingkungan Rumah dari
Sampah sehingga lingkungan kita menjadi bersih, indah dan asri. Pengelolaan
sampah ini yang dikemas dalam kegiatan kokulikuler sebagai
bukti nyata budaya sekolah peduli terhadap lingkungan sekitar.
Delapan koordinator Projek Kokulikuler, yaitu : Ibu Khosnul Khatimah, S.Pd., Ibu Wiwik
Handayani, S.Pd., Bapak Rusdiyanto,S.Pd., Wnarni, S.Pd., Ibu Nurrosida, S.Psi.,
Ibu Horna Tatik HN, S.Pd., dan Ibu Imona Wahyuni, S.Pd. Setiap Koordinataor memberikan pengantar kegiatan dengan
memaparkan tema dan tujuan program kepada para Murid. Dalam pengantarnya,
disampaikan bahwa kegiatan ini mengajak Murid memandang sampah plastik bukan sebagai beban,
melainkan bahan yang dapat diolah menjadi bahan karya yang bernilai dan
bermanfaat.
Pada pelaksanaannya, para murid secara bergotong royong mengumpulkan sampah plastik dan botol minum bekas dari lingkungan sekolah. Sampah tersebut kemudian diolah dan dibentuk menjadi rangkaian huruf yang menyusun nama sekolah “ SPENSAD” . dengan kerja sama yang dilakukan Bapak dan Ibu Guru dalam pendampingankegiatan tersebut diharapkan bisa membawah hasil dan karya tampil rapi, indah, dan sesuai juknis dalam kegiatan ini.
Salah satu guru pendamping sebagai Koordinator kegiatan Ibu Khusnul menyampaikan pesan yang menjadi semangat utama program ini: "Sampah bukan
lagi masalah, melainkan peluang untuk berdaya guna dan menjaga kebersihan
lingkungan."Melalui pesan tersebut, sekolah berharap murid semakin peduli terhadap lingkungan sekitar dan
terus kreatif dalam mengolah sampah menjadi sesuatu yang bermanfaat. Rangkaian
kegiatan setelah ditutup dilanjutkan
dengan Gotong royong memasukkan cacahan
sampah plastic kedalam botol bekas minuman
Kegiatan kokulikuler ini menjadi
salah satu bukti nyata komitmen SMP Negeri 1 Dungkek dalam menjalankan
predikatnya sebagai Sekolah Adiwiyata Jawa Timur, sekaligus membentuk karakter murid yang kreatif, mandiri, dan peduli
terhadap kebrsihan, dankelestarian lingkungan.
Sumber : Jurnal
Pelita_id//Amir_Sumenep


SPENSAD HEBAT
BalasHapus