SMP NEGERI 1 DUNGKEK MERIAHKAN MADURA CULTURE FEST 2026 DENGAN JAJANAN TRADISIONAL DAN TARIAN TOPENG
Jurnal Pelita_id. SUMENEP — Semarak Madura Culture Fest 2026 semakin terasa dengan hadirnya berbagai ekspresi seni, budaya, dan kreativitas pelajar. Salah satu yang turut ambil bagian adalah SMP Negeri 1 Dungkek yang bersama lima sekolah lainnya mendapat kesempatan mengisi Ekspresi Area Pertunjukan Kreativitas Murid di Stand Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Senin malam Tanggal 31 Agustus 2026.
Tarian TopenKegiatan yang dijadwalkan oleh Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) tersebut berlangsung mulai pukul 19.00 WIB di area Stand Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep. Enam sekolah yang mendapat jadwal tampil dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut yakni SMP Negeri 1 Dungkek, SMP Negeri 2 Kalianget, SMP Negeri 1 Lenteng, SMP Negeri 2 Ambunten, SMP Negeri 1 Rubaru, dan SMP Negeri 5 Sumenep.
Kehadiran sekolah-sekolah tersebut menjadi bagian penting dalam memberikan ruang kepada peserta didik untuk menunjukkan bakat, kreativitas, serta kecintaan terhadap seni dan budaya Madura.
Dalam kegiatan tersebut, SMP Negeri 1 Dungkek tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi juga memperkenalkan kekayaan kuliner tradisional khas Kecamatan Dungkek. Berbagai jajanan tradisional hasil karya murid dipasarkan kepada pengunjung yang hadir di area festival.
Beberapa produk yang diperkenalkan antara lain lopes, gula, dan bulung. Aneka jajanan tersebut menjadi salah satu daya tarik tersendiri karena menghadirkan cita rasa tradisional sekaligus memperkenalkan potensi kuliner lokal kepada masyarakat yang lebih luas.
Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana pembelajaran bagi murid untuk mengenal, melestarikan, dan mempromosikan warisan kuliner daerah. Kreativitas murid tidak hanya diwujudkan dalam bentuk seni pertunjukan, tetapi juga melalui kemampuan mengolah dan memasarkan produk tradisional.
Tidak berhenti pada kuliner tradisional, SMP Negeri 1 Dungkek juga turut mempersembahkan Tarian Topeng sebagai bentuk ekspresi seni budaya Madura. Pertunjukan tersebut dibawakan oleh Mas Rizal Maulidy dan berhasil memberikan warna tersendiri dalam rangkaian acara.
Penampilan Tarian Topeng menjadi representasi semangat generasi muda dalam menjaga keberadaan kesenian tradisional di tengah perkembangan zaman. Melalui panggung Madura Culture Fest 2026, seni tradisi mendapat ruang untuk terus diperkenalkan kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
Partisipasi SMP Negeri 1 Dungkek dalam kegiatan tersebut juga mendapat dukungan penuh dari guru dan tenaga kependidikan. Kekompakan terlihat dari kehadiran sejumlah guru yang turut memberikan dukungan secara langsung selama kegiatan berlangsung. Kepala SMP Negeri 1 Dungkek, Bapak Hosen, S.Pd., Bapak Adi Gunawan, M.Pd., Bapak Wawan, S.Pd., Bapak Suyono, S.Pd., Bapak Misrawi, S.Pd., Ibu Andry, S.Pd, Ibu Winarni , S.Pd dan Bapak Mufid.
Ibu Siti Aminah, S.Pd. dan Bu Khusnul Chotimah, S.Pd. bertugas sebagai penjaga stand SMP Negeri 1 Dungkek. Kehadiran para guru tersebut menunjukkan dukungan dan kebersamaan seluruh warga sekolah dalam memberikan ruang kepada siswa untuk berkreasi sekaligus memperkenalkan potensi budaya dan kuliner khas daerah.
Keikutsertaan SMP Negeri 1 Dungkek dalam Madura Culture Fest 2026 memiliki makna lebih dari sekadar mengisi acara. Kegiatan tersebut menjadi media pembelajaran kontekstual bagi siswa untuk berani tampil, berkreasi, berkomunikasi dengan masyarakat, serta mengenal kekayaan budaya daerahnya sendiri.
Melalui jajanan tradisional dan pertunjukan Tarian Topeng, SMP Negeri 1 Dungkek menunjukkan bahwa sekolah dapat menjadi salah satu ruang penting dalam upaya melestarikan budaya Madura sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap identitas lokal.
Madura Culture Fest 2026 pun menjadi momentum bagi sekolah untuk mempertemukan dunia pendidikan dengan kebudayaan. Kreativitas murid yang ditampilkan di ruang publik diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi generasi muda agar terus berkarya dan tidak melupakan akar budaya daerah.
Sumber: Jurnal Pelita_id//Amir_Sumenep

Alhamdulillah, SMPN 1 Dungkek selalu memeriahkan event yang diadakan di Kabupaten Sumenep khususnya Dinas Pendidikan.
BalasHapusSPENSAD HEBAT