Budaya Peduli Lingkungan di SMP Negeri 1 Dungkek
Dokumentasi kegiatan
SMP Negeri 1 Dungkek merupakan salah satu sekolah yang telah meraih predikat Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi. Predikat ini diberikan kepada sekolah yang berhasil menerapkan budaya peduli dan berbudaya lingkungan hidup secara konsisten dalam kegiatan sehari-hari, baik oleh warga sekolah maupun lingkungan sekitarnya. Salah satu faktor pendukung keberhasilan tersebut adalah keteladanan yang ditunjukkan oleh tenaga pendidik, khususnya seorang guru muda yang dikenal aktif menjaga kebersihan lingkungan sekolah.
Objek observasi dalam laporan ini adalah seorang guru muda di SMP Negeri 1 Dungkek yang memiliki talenta di bidang seni tari serta dikenal disiplin dan pekerja keras. Selain berprestasi dalam bidang akademik dan seni, ia juga dikenal dicintai oleh murid-muridnya karena sikap teladan yang ditunjukkan setiap hari, termasuk kepeduliannya terhadap kebersihan lingkungan, baik di dalam maupun di luar sekolah.
Kepedulian tersebut tampak nyata ketika guru ini melihat sampah berserakan di lapangan sekolah. Tanpa ragu dan tanpa menunggu perintah, ia langsung memungut sampah tersebut satu per satu dan membuangnya ke tempat sampah yang telah disediakan. Tindakan sederhana ini dilakukan secara konsisten sebagai bagian dari kebiasaan
Tindakan nyata sang guru ternyata memberi dampak yang lebih luas. Murid-murid yang menyaksikan langsung mulai terinspirasi dan ikut bergerak menjaga kebersihan lingkungan sekolah bersama-sama. Kebiasaan baik ini kemudian berkembang menjadi kegiatan rutin, seperti merawat tanaman dan menjaga kebersihan taman sekolah, sehingga lingkungan sekolah menjadi lebih hijau, nyaman, dan indah.
Sebagai hasil dari kebiasaan baik yang terus dipupuk, sekolah ini semakin dikenal sebagai sekolah yang berbudaya lingkungan. Empat aspek utama yang menjadi ciri khas sekolah ini adalah lingkungan yang hijau, bersih, sehat, dan nyaman. Nilai-nilai tersebut tercermin dari perilaku warga sekolah yang secara aktif menggaungkan pesan "Cintai Lingkungan" dalam berbagai kegiatan.
Observasi ini menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat dibangun melalui keteladanan yang konsisten, bukan sekadar imbauan atau aturan tertulis. Karakter rendah hati, peduli lingkungan, disiplin, berjiwa seni, dan menjadi teladan yang ditunjukkan oleh sang guru terbukti mampu menumbuhkan kesadaran kolektif di kalangan siswa. Nilai-nilai yang terbentuk meliputi kepedulian terhadap lingkungan, tanggung jawab dan keteladanan, kebersamaan dan gotong royong, serta kecintaan terhadap kebersihan dan alam.
Berdasarkan hasil observasi, dapat disimpulkan bahwa satu langkah kecil berupa kepedulian terhadap kebersihan lingkungan mampu membawa perubahan besar apabila dilakukan secara konsisten dan menjadi teladan bagi orang lain. Sebagaimana pesan yang digaungkan sekolah ini, "Bersih Itu Indah, Peduli Itu Mulia, Teladan Itu Abadi", kepedulian kecil yang ditanamkan hari ini dapat menjadi warisan indah bagi masa depan.
Jurnal Pelita_id // Amir_Sumenep.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar